BANDAR LAMPUNG – Entah disengaja atau tidak, publik mencium gesekan yang lambat laun mulai ‘panas’ antara Partai Gerindra dengan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Lecutan awal gesekan dimulai ketika munculnya rumor anggota DPRD Lampung yang sekarang menjadi Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengumpulkan sejumlah kepala RT di Bandar Lampung di rumahnya setelah Hari Raya Idul Fitri lalu.
Rumornya, Mirza –panggilan akrab Rahmat Mirzani mengajak RT berpaling dukungan dari yang selama ini ‘setia’ pada Bunda Eva agar beralih dukungan pada dirinya saat Pilkada Kota Bandar Lampung tahun 2024 mendatang.
Beberapa RT yang menolak namanya disebut mengakui adanya pertemuan itu. Kata dia, sebagian RT sepakat untuk berada di barisan Mirzani Djausal. Namun ada juga yang tetap setia pada Bunda Eva.
Setelah lama hilang, gesekan terasa lagi ketika beberapa hari lalu pihak kelurahan menarik lagi uang tali asih yang diberikan walikota pada korban musibah kebakaran di Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.
Hanya dalam hitungan hari setelah kasus itu viral di media massa, Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengutus adiknya yang juga Bacaleg Gerindra Bandar Lampung Dewi Mayang Suri Djausal untuk datang mengganti uang yang ditarik tersebut. Nilainya sama, yakni Rp10 juta.
“Hari ini kami memberikan santunan. Mudah-mudahan bisa meringankan beban Pak Billy dan ibu korban kebakaran dan bangkit dari musibah yang dialaminya,’ kata Dewi Mayang.
“Semoga apa yang dilakukan Bapak Rahmat Mirzani Djausal bisa bermanfaat untuk semua,” lanjutnya.
Yang teranyar, Gerindra menolak pengesahan RAPBD Perubahan tahun anggaran 2023 yang telah disahkan dalam rapat paripurna Kota Bandar Lampung, Rabu (27/9/2023).
Anggota Banang DPRD Bandar Lampung dari Fraksi Gerindra Rizaldi Adrian mengatakan, penolakan ini lantaran sumber pendapatan yang direncanakan membiayai perubahan belanja daerah tidak tepat.
Gerindra menilai, RAPBD Perubahan yang diajukan Pemkot Bandar Lampung masih berisi program kegiatan yang bersifat ceremony yang cenderung membebani anggaran Pemkot Bandar Lampung.
Gerindra juga menjadi partai terdepan dalam penolakan rencana penjualan aset yang dilakukan Pemkot Bandar lampung.
Hingga berita ini dibuat, belum ada penjelasan soal benar tidaknya ada hubungan yang tengah ‘panas’ antara Gerindra dan Bunda Eva. Baik itu dari Gerindra maupun dari Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Namun yang diketahui publik, Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani memang digadang-gadang akan maju sebagai kandidat Walikota Bandar Lampung. Sementara Eva Dwiana diperkirakan akan kembali maju dalam Pilkada 2024. (red)

GIPHY App Key not set. Please check settings